MSBS

Penyerahan Sijjil kepada Pelajar Tahfiz Hantaran Pertama dari Pesantren MSBS Aceh

MSBSACEH.COM – Aceh Besar – Pesantren Teknologi MSBS Aceh kembali mencatatkan capaian dalam pengembangan program tahfiz Al-Qur’an melalui penyerahan sijjil (sertifikat) kepada pelajar tahfiz hantaran pertama yang telah mengikuti program tahfiz di Malaysia.

Sebanyak 10 santri Pesantren Teknologi MSBS Aceh menjadi peserta dalam program tahfiz ke Malaysia tersebut. Program ini menjadi bagian dari upaya pesantren memberikan pengalaman pembelajaran tahfiz yang lebih luas sekaligus meningkatkan kualitas dan pencapaian hafalan para santri.

Selama mengikuti program di Malaysia, kesepuluh santri tersebut berhasil menyelesaikan pra-syahadah, sebagai salah satu tahapan dalam proses menuju syahadah atau pengakuan capaian hafalan Al-Qur’an. Pencapaian tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan para santri dalam menyelesaikan program tahfiz yang telah mereka jalani.

Penyerahan sijjil kepada para pelajar menjadi bentuk apresiasi atas kesungguhan, kedisiplinan, dan ketekunan mereka selama mengikuti program. Sijjil tersebut sekaligus menjadi dokumentasi atas capaian yang telah diperoleh para santri selama menjalani proses pembelajaran tahfiz di Malaysia.

Program tahfiz ini merupakan bagian dari komitmen Pesantren Teknologi MSBS Aceh dalam membentuk generasi yang memiliki keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan nilai-nilai keislaman. Melalui program tersebut, para santri tidak hanya diarahkan untuk menghafal Al-Qur’an, tetapi juga membangun kedisiplinan, ketekunan, serta kecintaan terhadap Al-Qur’an.

Keberhasilan 10 santri dalam menyelesaikan pra-syahadah selama berada di Malaysia diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mereka untuk terus menjaga hafalan dan melanjutkan proses menuju tahapan berikutnya. Capaian ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi santri lainnya untuk mengikuti program tahfiz dengan penuh kesungguhan.

Pihak Pesantren Teknologi MSBS Aceh menyampaikan apresiasi kepada seluruh santri yang telah mengikuti program, para pembimbing tahfiz, serta pihak-pihak yang telah mendukung terlaksananya program tahfiz ke Malaysia tersebut.

Penyerahan sijjil ini menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan program tahfiz Pesantren Teknologi MSBS Aceh, sekaligus menandai keberhasilan hantaran pertama 10 santri dalam mengikuti program tahfiz di Malaysia dan menyelesaikan tahapan pra-syahadah.

Pesantren Teknologi MSBS Aceh akan terus berupaya mengembangkan program tahfiz sebagai bagian dari pendidikan pesantren, sehingga lahir generasi yang unggul dalam bidang akademik dan teknologi, sekaligus memiliki kedekatan dengan Al-Qur’an serta karakter yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button