
MSBS
msbsaceh
Send an email
MSBS dan Baitul Mal Aceh (BMA) Perkuat Sinergi Dukung Program Magang ke Jepang Banda Aceh
0 49 1 minute read
MSBSACEH.COM – Banda Aceh – Pesantren Teknologi MSBS melakukan audiensi dengan Badan Baitul Mal Aceh (BMA) dalam rangka membahas penguatan kerja sama pada Program Magang ke Jepang. Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Aceh melalui program yang mengintegrasikan pendidikan tinggi dengan pengalaman kerja internasional.

Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan Pesantren Teknologi MSBS, Abi Gun, memaparkan perkembangan program yang telah berjalan. Beliau menyampaikan bahwa pada tahun sebelumnya sebanyak empat alumni MSBS telah diberangkatkan ke Jepang, dan dalam waktu dekat akan disusul oleh empat peserta lainnya. Selain itu, disampaikan pula perkembangan pembiayaan program, termasuk dukungan yang telah diberikan oleh Baitul Mal Aceh pada tahun sebelumnya serta rencana kebutuhan anggaran untuk pelaksanaan program tahun ini.
Menanggapi pemaparan tersebut, pihak Baitul Mal Aceh menyampaikan apresiasi terhadap program yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi generasi muda Aceh. BMA juga memberikan beberapa masukan, di antaranya perlunya menyusun mekanisme keberlanjutan program melalui skema pengembalian dana oleh para penerima manfaat setelah mereka memperoleh penghasilan. Dengan demikian, dana umat yang dikelola BMA dapat terus berputar dan memberikan manfaat kepada peserta lain di masa mendatang.
Selain itu, BMA juga mendorong adanya publikasi mengenai dampak program, baik melalui testimoni maupun video singkat dari para peserta yang telah berada di Jepang. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana umat sekaligus menunjukkan manfaat nyata dari program yang didukung oleh BMA. Dalam pertemuan tersebut, BMA juga menyampaikan rencana untuk menjajaki kemitraan dengan pihak ketiga, seperti perbankan, melalui skema qardhul hasan sebagai salah satu alternatif pembiayaan program di masa mendatang.
Sebagai tindak lanjut, Baitul Mal Aceh meminta MSBS untuk segera menyampaikan penyempurnaan laporan pelaksanaan program tahun sebelumnya serta menyusun timeline pelaksanaan program mulai dari proses rekrutmen hingga keberangkatan peserta ke Jepang. Audiensi ditutup dengan komitmen bersama untuk melanjutkan dan memperkuat Program Kuliah Sambil Magang ke Jepang sebagai salah satu ikhtiar dalam mencetak generasi Aceh yang unggul, berdaya saing global, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat setelah kembali ke tanah air. ByIrma8



