
Life Is Stell Going On
“You’r going to go trough tough times that’s life. but i say, ‘nothing happens to you, it happens for you, ‘see the positive in negative events.” _Joel Osteen_
Hidup kok segitunya, ya? Susah, capek, berat, nyesek. Sudah berusaha keras, tapi nihil. Sudah mati-matian, tapi gak seberapa. Makin di jangkau, makin jauh. Makin dikejar, makin hilang. Baik malah di manfaatkan. Membantu malah dianggap pamrih. Berjuang habis-habisan, tapi masih saja di jatuhkan. Tidak mengganggu dan merugikan, tapi tetap di usik terus-terusan. Sudah belajar, tapi tetap gagal. Sudah menjadi lebih baik, tapi tetap tidak cukup. Tulus malah ga di anggap. Memercayai malah di khianati. Memberi malah gak dapat Kembali.
Kamu pernah mengalaminya? Atau mungkin sedang mengalaminya?
Kamu berkrja dari pagi ke sore hari, bahkan hingga pagi lagi, kamu belajar keras demi nilai terbaik, kamu merintis dari bawah kesana-kesini, kamu habis-habisan, benar-benar habis-habisan. Namun, tetap saja hasilnya menyakitkan. Dalam lelahmu kamu menagis, “begini amat mencari uang.” Dalam lelahmu kamu mengeluh, “hidup kenapa segini susahnya?” Dalam jatuhmu kamu mengaduh,”baru seneng sedikit sudah susah lagi.” Dan kondisi lainnya.
Hidup terasa memuakkan, ya? Dunia terasa melelahkan, bukan?
Ya. Begitulah. Karena memang begitulah hidup. Itulah dunia.
**Amalul